Welcome to my little world

Selasa, 31 Juli 2018

Sudahlah

Yogyakarta, 31 Juli 2018

Sudah. Dia tidak mencintaimu. Terima saja, lalui, dan lanjutkan perjalananmu.

Kamu mengira dia juga punya perasaan yang sama denganmu? Meski ternyata kenyataannya tidak. Sebenarnya cukup sederhana, kalau kamu membuat dia bahagia bukan berarti sama artinya dengan kamu membuat dia jatuh cinta. Itu beda. Sama ketika dia memujimu juga, bukan berarti dia menyenangimu. Kadang memuji artinya ya hanya memuji. Itu saja, Bukan mencintaimu. Kamu salah mengerti. Tapi, tidak apa kok. Hal seperti ini memang sering terjadi. 

Lagi pula kamu mau apa? Kalau kamu akan datang ke tempat mana pun dia memintamu datang, atau dia menemanimu sepanjang waktu dari pagi sampai pagi lagi hanya untuk mendengarkanmu bercerita atau membuatmu tertawa, atau membuatkanmu hal-hal istimewa seperti kejutan dan semacamnya untuk membuatmu bahagia. Well, bagaimana lagi kalau dia tidak mencintaimu. Sudahlah.

Iya, aku paham. Sangat paham. Kamu mencintainya. Tapi sudah hentikan, sudah cukup. Kamu pernah dibuatnya tertawa. Iya, aku melihatnya sendiri ketika itu, tapi sudah cukup. Kamu sering ditemaninya bercerita hingga sampai larut malam. Iya, itu juga. tapi sudah cukup.

Kamu sudah melakukan apa yang kamu bisa untuk membuatnya jatuh cinta. Tapi sudah cukup. Sekarang, waktunya kamu melepaskannya. Dia sudah punya kebahagiaannya, tanpa kamu harus membuatnya bahagia. Tanpa kamu pun sekarang sudah ada yang dia menenmaninya berlama-lama.

Sudah. Berhenti saja. Kasihani hatimu, kasihani masa depanmu. Kasihanilah dirimu sendiri

Iya, kamu memang sempat mengatan mencintainya, dan kamu penasaran sekali dengan itu. Aku tau. Tapi, tidak apa-apa. Kalau kamu mau mengatakannya, katakan saja. Tapi bukankah dengan mengatakannya, kamu justru membuatnya tidak nyaman?

Kita sama-sama tau, dia sudah bahagia, Dengan mengatakannya, akan membuatnya menerima situasi yang benar-benar membuatnya tidak nyaman. Membuatnya merasa tidak enak denganmu karena sudah membuatmu patah hati. Selanjutnya, ketika kamu dan dia bertemu lagi, bisa-bisa yang ada hanya kecanggungan yang luar biasa. Tidak mengenakkan sama sekali, kan? Ah, tapi itu tadi hanya pikiran logikaku saja kok. Kamu bebas boleh menerimanya boleh mengabaikannya. Ini tetap hidupmu, bukan aku. Cintamu, bukan aku. Hatimu, bukan hatiku.

Iya. Aku juga tau itu. Sangat tau kalau dia memesona. Tidak banyak yang sepertinya. Iya. Aku mengerti juga kalau kamu merindukannya. Meridukan berbincang dengannya, merindukan dibuatnya tertawa, merindukan berbagi cerita.

Tapi demi kebaikanmu, kebaikan hatimu, berhentilah saja. Lupakan dia. Akan ada cinta yang lain untukmu. Kamu hanya harus melihat ke arah lain, ke mana pun itu. Kalau yang kamu lihat selalu dia, kamu tidak akan bisa melihat kebahagiaan yang lainyang mungkin sudah lama menunggumu, di sana, di luar sana. Bukan yang sekarang memang, tetapi benar-benar ada dan nyata. Yang kamu mencintainya dan dia mencintaimu. Tapi nanti ya, nanti. Karena kadang, untuk kebahagiaan, kamu hanya harus bersabar sebentar lagi.

Oiya, maukah kamu berjanji akan baik-baik saja? Tentang dia? Tidak perlu khawatir. Sudah ada yang menemaninya.

Kalau kamu mencintainya, kamu lebih senang kan lihat dia bahagia? Seharusnya. Jadi, lakukan seperti itu. Biarkan saja dia berbahagia.

Terima saja. Lalui, dan lanjutkan perjalananmu seperti biasa.

0 komentar:

Welcome to my little world

Diberdayakan oleh Blogger.

Temukan Aku di...

Followers

© Bienvenue, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena