Welcome to my little world

Selasa, 18 Agustus 2020

Soulmate

Yogyakarta, 15 Agustus 2020
 
Hai, Bapak!
Aku kangen sama Bapak!
 
Sudah lama ya aku tidak menulis catatan untuk Bapak atau bahkan sekedar mengambil waktu hening dan berdoa untukmu一hati gadis kecilmu ini masih pilu, memikirkanmu saja sudah seperti membuka bendungan di mata. Rencananya tahun ini aku tidak menulis catatan untuk Bapak (kecuali di Bulan Bintang). Ada rasa takut kalau-kalau aku menangis mengingat Bapak dan segala kenangan yang pernah kita lalui bersama.
 
Tapi aku harus kuat kan Pak?
 
Aku sudah 20 tahun lebih; aku pasti lebih kuat dibanding lima tahun yang lalu saat Bapak berpulang ke rumah Tuhan. Jadi aku berjanji tidak akan menangis saat menulis catatan ini. Ya, tidak akan. Karena aku tidak akan membicarakan hal-hal sedih, tentang kenangan atau memori yang telah lalu, aku ingin membicarakan masa depanku.

Pak, if one day I found my soulmate, would you give him your bless?
 
Untuk sekarang aku masih belum bertemu dengan laki-laki itu, tapi nanti jika kami dipertemukan. Aku hanya ingin Bapak tau; Bapak tetap laki-laki terbaik dalam hidupku. Bapak mungkin tidak pernah mendapat "the rest of my life" milikku, tapi Bapak selalu menjadi "my first in everything".
 
Pak, you are my first love, my first kiss, my first man, my first hero, and... my first home. Bapak akan selalu  menjadi yang pertama untukku. Tempatku memulai hal-hal baru di hidup ini. Dua puluh tahun menurutku masa yang singkat bagi kita berdua untuk saling membahagiakan, tapi itu cukup bagiku begitu bersyukur menjadi anak Bapak.

Pak, maaf  mataku mulai berkaca-kaca, padahal aku sudah berjanji untuk tidak menangis saat menulis catatan ini. Hanya saja, mimpi besar dalam hidupku tidak akan terwujud tanpa adanya Bapak di sini dan hal itu membuatku kembali pilu.

Aku ingin Bapak menjabat tangan lelaki yang akan menemani sisa hidupku selanjutnya saat hari besar dalam hidupku.

Yes, the wedding, Pak.

Itu salah satu mimpiku. Mimpi yang pada akhirnya harus pupus di tangan penyakit yang mengalahkan Bapak. Tapi, aku tidak pernah menyalahkan Tuhan karena memisahkanku dengan Bapak. Aku tau, semua yang terjadi dalam hidupku pasti ada alasannya dan kehilangan Bapak menjadi salah satunya. Meski sekarang aku baru belajar memahami itu, aku tau suatu hari nanti aku akan mengerti seluruhnya alasan di balik semua ini.

Pak, aku juga menyadari, meskipun sekarang aku sudah tidak bisa melihat Bapak, aku tau Baak selalu ada di sampingku. Bersama malaikat pelindungku, Bapak sellau menjagaku dari segala mara bahaya. Maka dari itu Pak, bantu aku menemukan belahan jiwaku. Begitu banyak laki-laki di dunia ini, aku tidak tau mana di antara mereka adalah laki-laki terbaik yang akan menjagaku sama seperti Bapak menjagaku. Jangan biarkan aku memilih laki-laki yang salah, aku pasti akan terluka dalam proses mencari dan menemukan ini, tapi aku percaya Bapak tidak akan membiarkanku salah berkali-kali.

Selain itu aku juga akan terus berdoa dan bertanya kepada Tuhan, aku juga akan memperhatikan semua pertanda dan bahasa dunia karena hanya melalui itu aku bisa berkomunikasi dengan Bapak. Aku percaya suatu hari nanti aku akan menemukan laki-laki itu karena semesta akan bersatu untuk menolongku menemukannya.

Dan Bapak adalah bagian dari semesta itu.

😊

Sebagai penutup Pak, aku hanya ingin memberi tau satu hal. Hal yang seharusnya aku ungkapkan lebih sering pada Bapak saat aku punya kesempatan itu.

Pak, Ima mencintaimu.

Dari Gadis Kecilmu
Hikmatul Husna
Yogyakarta

0 komentar:

Welcome to my little world

Diberdayakan oleh Blogger.

Temukan Aku di...

Followers

© Bienvenue, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena